k e p o m p o n g
subject – nofasmara: ‘kupu-kupu yang merdeka’
danny brahmantyo : indeed… tp kupu2 terbangnya terbatas
nofasmara : Yo pasti lah namanya mahluk wajar kl memiliki keterbatasan disana sini
nofasmara : Maksudnya selama romadhon kmrn kan sdg jd ulat dlm kepompong lha stlh lewat ya jd kupu2
danny brahmantyo : owh, kupikir soal unpad dan bayar pinalti 5juta… bwahahahaha
::::::::::::::::::::::::::: prolog penting gag penting dalam menghantarkan lagu yg OK ini… always be my fav… please welcome
Sindentosca - Kepompong
Dulu kita sahabat
Teman begitu hangat
Mengalahkan sinar mentari
Dulu kita sahabat
Berteman bagai ulat
Berharap jadi kupu-kupu
Kini kita berjalan berjauh-jauhan
Kau jauhi diriku ada sesuatu
Mungkin ku terlalu bertindak kejauhan
Namun itu karena ku sayang
Persahabatan bagai kepompong
Mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong
Maklumi teman hadapi perbedaan
Persahabatan bagi kepompong
hubungan (apapun itu) diawali dengan rasa ketertarikan antara satu sama lain, dan diperkokoh dengan rasa percaya yg semakin kuat setiap kalinya melalui cobaan…
adakalanya dlm suatu hubungan, masing2 pihak saling meninggikan ego-nya… semua ingin jd juara, semua ingin menang, semua ingin dimengerti, semua ingin diperhatikan, semua menjadi AKU… lupa bahwa ada KAMU, sehingga terwujudlah KITA dan mereka ketika mereka berbicara menggunakan kata “kalian”, maka diawal jawaban kata KAMI yang kita gunakan…
evolving to the next level… bahwa ada anggapan/ mahzab yang menyatakan kalau memberi bukan berarti kita gag diberi… ingat film Laskar pelangi ktika Ikranegara yg bperan sbg tokoh pak Harfan berkata: Hidup itu harus memberi sebanyak-banyaknya, bukan menerima sebanyak-banyaknya! sedikit kontra dgn anggapan bahwa dalam suatu hubungan itu yang baik adalah hubungan yang timbal balik, yang saling memberi dan menerima… well, klo memberi (terus) membuat kita menerima ”fasilitas dr TUHAN” brupa keikhlasan siy aku setuju bangetz! tp klo itu malah menjadikan kita seorang sosok yang penggerutu/ sentimentally forsaken y buat apa donkz!?
hubungan yg tumbuh (apapun itu), berkembang ke tahapan yang lbh lanjut bukan lagi hanya soal rasa suka, rasa percaya, dan rasa sayang… namun rasa cinta
satu kalimat yg ngena bangetz terinspirasi dr buku Hafalan Shalat Delisa - tere~liye:
…aku mencintaimu karena ALLAH…
~commemorating Nov 5th~


